Minggu, 11 November 2018

TENTANG CINTA 

Karya : Herman Syukur Zai 

Bersama ceritaku yang tak bertajuk
Dalam rangkaian sajak 
Ku memeluk bintang-bintang
Hingga teja meredup 

Tentang cinta siang itu 
Di persimpangan rerumahan 
Tersiratkan, namun tidak tersurat 
Mendesak segera, di hatimu, membujuk hadir

Pada gemintang rahayu 
Kudawaikan astu-astu asa pada payoda
Kala senandung merindu 
Menjelajahi angan pilu

Jikalau air bah meredakan denyut 
Beta tetap kuarungi 
Padamu beta hidup 
Dan padamu beta bercerita 

Meriam rindu meliar 
Areta renjana berpadu 
Lalu lalang lelangkahku 
Menghampiri cawan rasa

Cinta yang beta tahu
Tak sekedar definisi
Raga dan jiwa berani beradorasi
Bukan ucap semata anitya

Panji-panji jeruji pun berdewala 
Atma pun pernah hilang bentuk 
Pada rahasia buana
Beta deklarasikan sajak senja sejoli

Dan pada hamparan kalbu
Beta meracik kata
Menjamu peraduanmu 
Di tempat mahligai 

Teja berdiri tegak 
Meridhoi percintaan
Mengikrarkan serpihan renjana 
Lagu-lagu berderu melodi 

Tentang beta dan kamu 
Telah lama ditulis di nabastala takdir 
Tinggal dirajut dari paduan puing cina 
Dikekalkan hingga beta mati.

1 komentar: